Kamis, 06 Januari 2011

Si Larat Dari Indonesia Timur

De Bloem der Larats (Bunga dari Larat)
Popularitas Dendrobium phalaenopsis sebagai indukan tak diragukan lagi. Hal ini dapat dilihat dari hasil silangannya yang dapat ditemukan dimana-mana. Jaargang, dalam bukunya "De Orchideen" yang diterbitkan tahun 1934, melaporkan bahwa anggrek larat sempat di pamerkan di Pasar Kayoon Surabaya dan membuat para opsir-opsir Belanda yang berada di Indonesia terpesona dan memberi sebutan De Bloem der Larats pada anggrek tersebut.

50.000 batang Larat pindah ke Inggris
 Dendrobium phalaenopsis Fitzg. adalah anggrek asli Indonesia.Sejak tahun 1857 anggrek larat sudah populer di mancanegara, Dr. E. Soya dari Orchid Circle of Ceylon (1857) menceritakan bahwa pada tahun tersebut anggrek larat sudah dikoleksi di Kew Garden England yang dibawa oleh Mr. Baron Schroeder. Pada tahun 1891 anggrek larat sangat laku keras pada acara pelelangan anggrek di Inggris. Inilah yang kemudian membawa Wigman datang ke Pulau Larat (Tanimbar), meminta penduduk setempat mencari anggrek tersebut untuk dijual kepadanya. Hasilnya terkumpul sebanyak 50.000 batang anggrek larat yang selanjutnya di bawa ke Inggris dengan menumpang kapal laut.

Sumber : Majalah Orchids Indonesia Edisi 12 tahun 2 bulan Juni-Juli 2010

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 

Template Design By:
SkinCorner